Senin, 28 Mei 2012

Oden dan Onigiri Lawson station Jakarta.



Makanan ala Jepang yang sering saya makan hanya sebatas layaknya yang sering dijumpai di pasaran atau restoran Jepang diJakarta seperti bento, ramen, yakiniku, sukiyaki, shabu, sushi, dll. Ini bukan berarti saya tidak tahu masakan-masakan Jepang lainnya.


"Oden". Awalnya saya tahu tentang Oden hanya dari media dan internet. DiJepang makanan ini khasnya banyak dijumpai di pinggiran jalan seperti di pedagang kaki lima (street food stall) atau di Convenience stores (コンビニエンスストア, konbiniensu sutoa) seperti seven eleven, Lawson station, dll.

Awalnya saya tidak berani membayangkan untuk mencoba masakan berkuah ini, saya sempat berpikir bahwa kuah masakan ini pasti menggunakan dashi atau konbu yang kuat dengan aroma ikan atau rumput laut, sejujurnya saya tidak terlalu suka dengan aroma-aroma tersebut.

Bertemu dengan "Oden dan Onigiri".
Saat saya sedang berjalan tidak sengaja saya membaca papan reklame besar bertuliskan "ODEN / おでん" yang terpasang di depan Convenience storesnya Lawson station. Oden yang selama ini hanya bisa saya lihat melalui media dan internet sekarang sudah didepan mata. Awalnya sempat ragu tapi kalau tidak dicoba pasti jadi bulan-bulanan di kepala alias penasaran, akhirnya saya memberanikan diri buat mencicipi masakan ini.

"Oden", ternyata aroma dan rasa khas kuahnya tidak se mengerikan yang saya bayangkan, cukup pas dan enak..mungkin juga oden di jakarta sudah disesuaikan dengan lidah orang Indonesia (mungkin!). Berbagai macam isi oden yang tersedia disini seperti, aneka baso-baso tusuk, aneka tahu, radish, chikua, keecho, dll (mungkin sedikit berbeda dengan aslinya di Jepang).

Karena niatnya hanya ingin mencoba, saya hanya mengambil 3 jenis pilihan saja, yaitu baso sosis, keecho dan konyaku. Memang paling enak kalau ada sepiring nasi (Indonesia banget).

"Onigiri", nasi kepal ala Jepang berbalut nori(rumput laut). Nasinya enak, pulennya beras Jepang memang beda dari yang lainnya.
Dua pilihan rasa onigiri yang tersedia di Lawson jakarta yaitu salmon dan tuna, dan saya memilih tuna (onigiri kara-mayo).

Akhirnya bisa juga menunaikan "oden" di Jakarta..
mungkin saya akan kembali lagi, masih banyak menu-menu lain yang belum sempat saya icip seperti fried food menu dan mochi ice-creamnya.





2 komentar:

  1. saya juga mau makan oden....radish, konnyaku, terlur...
    "baso-baso tusuk" terdengar enaaaak! o, "keecho" itu apa ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. あ、日本にはけえちょうがありません!..
      あ、そうですか けえちょうは日本の食べ物じゃありませんね
      そうですね。 たぶん、けえちょうの味はsiu-maai/shaomaiのようでしょう。おいしい ^_^

      Hapus